Dolar AS melemah hari Kamis (19/09) setelah sebelumnya sempat menguat usai Federal Reserve menurunkan suku bunga seperti yang diharapkan.

Indeks dolar AS turun sebesar 0,2% menjadi 98,34 pada pukul 11:35 ET (22:35 WIB).

The Fed memangkas suku bunga untuk kedua kalinya tahun ini ke kisaran 1,75%-2% dari kisaran sebelumnya 2%-2,25%. Namun, pernyataan Ketua Fed Jerome Powell mengindikasikan bank sentral tidak mengharapkan perlambatan ekonomi terjadi dalam waktu dekat. Powell mencatat “jika ekonomi benar-benar turun, maka langkah pengurangan suku bunga yang lebih besar bisa menjadi sesuai.”

Di tempat lain, USD/CAD mundur 0,1% ke 1,3268. Yen Jepang, yang dianggap sebagai salah satu aset safe haven di tengah gejolak pasar, pulih dari level terendah sebelumnya di 107,79 setelah Bank of Japan mempertahankan target suku bunga jangka pendeknya di -0,1%. USD/JPY melemah 0,4% capai 108,04.

Pound bergerak naik pasca Bank of England membiarkan suku bunga stabil saat menunggu kejelasan dari situasi Brexit. Bank sentral itu mengatakan bahwa jika ketidakpastian Brexit berlanjut, inflasi kemungkinan akan menjadi lebih lemah. Anggota dewan memperkirakan inflasi akan tetap di bawah target 2% hingga akhir tahun ini.

GBP/USD menguat 0,1% sentuh 1,2484, sementara EUR/USD bertambah 0,2% menjadi 1,1053.

Source : investing.com