Harga minyak mentah dunia rebound alias berbalik menguat pada Rabu (2/10/2019). Pulihnya harga si emas hitam setelah membaca penurunan mengejutkan dari persediaan minyak mentah Amerika Serikat. Sesi semalam, harga minyak turun merespon data manufaktur AS yang mengecewakan.

Mengutip dari Reuters, harga minyak Brent International naik 52 sen menjadi USD59,41 per barel pada pukul 01:38 GMT. Dan harga minyak berjangka AS, West Texas Intermediate bertambah 61 sen ke level USD54,23 per barel.

American Petroleum Institute (API) melaporkan pada Selasa kemarin, pasokan minyak mentah AS pada pekan lalu turun sebesar 5,9 juta barel, berlawanan dengan ekspektasi pengamat yaitu naik 1,6 juta barel. Adapun laporan resmi dari pemerintah, Administrasi Informasi Energi akan diumumkan pada Rabu siang waktu AS.

Meski harga minyak naik, namun harga cenderung stabil seperti level sebelum serangan 14 September terhadap fasilitas minyak Arab Saudi. Eksportir minyak terbesar dunia ini sedang memulihkan produksi dan kapasitas penuh minyaknya.

Sementara itu, salah satu anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) yaitu Ekuador mengatakan pada Selasa lalu, bahwa mereka akan meninggalkan OPEC mulai 1 Januari 2020 karena masalah keuangan negara. Produsen minyak di Amerika Selatan ini akan menjadi negara kedua yang menarik diri dari OPEC, setelah kepergian Qatar pada tahun lalu.

Source : sindonews.com