Harga minyak naik di atas USD62 per barel pada perdagangan Kamis waktu setempat setelah ada kemajuan kesepakatan dagang AS-China.

Dengan adanya kesepakatan dagang AS-China meningkatkan harapan investor yang lelah dengan sengketa dua negara ekonomi besar yang membebani pertumbuhan ekonomi global dan permintaan minyak.

Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (8/11/2019), harga minyak mentah Brent LCOc1 naik USD55 sen atau 0,9% menjadi USD62,29 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) CLc1 naik USD80 sen atau 1,4% menjadi USD57,15 per barel.

Kenaikan WTI yang lebih besar memangkas premi Brent di atas patokan AS WTCLc1-LCOc1 di AS menjadi yang terkecil sejak pertengahan September.

Minyak

China dan Amerika Serikat telah sepakat dalam dua minggu terakhir untuk membatalkan tarif dalam fase yang berbeda.

Sementara itu, perselisihan perdagangan telah mendorong analis untuk menurunkan perkiraan permintaan minyak dan meningkatkan kekhawatiran bahwa kelebihan pasokan dapat berkembang pada 2020. Sebelumnya harga minyak jatuh pada hari Rabu, sebagian karena kekhawatiran bahwa kesepakatan perdagangan AS-China mungkin tertunda.

“Hari ini kita mulai dengan serangkaian berita utama yang berbeda sehingga mereka mencapai kesepakatan tentang kerangka kerja,” kata analis minyak di Petromatrix Olivier Jakob. “Itu pasti yang mendukung harga.”

Minyak

Source : okezone.com