Harga Minyak Naik Tipis Berkat Komentar Bos The Fed

Harga Minyak Naik Tipis Berkat Komentar Bos The Fed

Category : Comodities

Harga minyak naik tipis pada perdagangan Rabu (14/11/2019) waktu setempat. Hal ini dikarenakan komentar positif dari ketua Federal Reserve AS Jerome Poweell dan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) menjelang laporan mingguan stok AS.

Melansir Reuters, New York (14/11/2019) minyak mentah berjangka Brent naik 31 sen atau 0,5% menjadi USD62,37 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate naik 32 sen atau 0,6% menjadi USD57,12.

“Kesaksian Powell yang menekankan pertumbuhan dan pemeliharaan suku bunga rendah,” Jim Ritterbusch, presiden Ritterbusch and Associates di Galena, Illinois, kata dalam sebuah laporan.

Kilang

Powell mengatakan ekonomi AS akan melihat “ekspansi berkelanjutan” dengan dampak penuh dari penurunan suku bunga baru-baru ini masih terasa.

“Prospek dasar tetap menguntungkan,” kata Powell.

OPEC mengatakan tidak melihat tanda-tanda resesi global. Selain itu produksi minyak serpih AS dapat tumbuh jauh lebih sedikit dari yang diharapkan pada tahun 2020.

Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo mengatakan fundamental ekonomi global tetap kuat dan bahwa dia masih yakin Amerika Serikat dan China akan mencapai kesepakatan perdagangan.

“Itu hampir akan menghilangkan awan gelap yang telah melanda ekonomi global,” kata Barkindo, seraya menambahkan bahwa masih terlalu dini untuk membahas kebijakan produksi pertemuan OPEC bulan Desember.

Administrasi Informasi Energi AS (EIA), bagaimanapun, memproyeksikan output minyak AS mencapai rekor 13 juta barel per hari bulan ini dan akan tumbuh lebih dari yang diharapkan pada 2019 dan 2020.

Persediaan minyak mentah AS turun 541.000 barel dalam sepekan ke 8 November menjadi 440 juta. Data dari kelompok industri American Petroleum Institute menunjukkan pada hari Rabu di mana angka tersebut dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk peningkatan 1,6 juta barel.

Penarikan membandingkan dengan kenaikan 7,9 juta barel selama minggu sebelumnya yang berakhir 1 November, 10,3 juta barel selama minggu 9 November pada 2018 dan peningkatan rata-rata lima tahun untuk minggu 3,7 juta barel, data EIA menunjukkan.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump, mengatakan pada hari Selasa bahwa Washington dan Beijing hampir menyelesaikan kesepakatan perdagangan, tetapi ia gagal memberikan tanggal atau tempat untuk upacara penandatanganan.

Source : okezone.com