Mata Uang Asia Menguat Didorong Optimisme Kesepakatan Perdagangan AS-Cina

Mata Uang Asia Menguat Didorong Optimisme Kesepakatan Perdagangan AS-Cina

Category : Currency

Mata uang Asia kembali menguat Kamis pagi di Asia didorong optimisme tentang kemungkinan kesepakatan perdagangan antara Cina dan AS.

USD turun sedikit dan dolar Australia menguat sementara Yuan terus melemah.

Pada hari Rabu, Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan antara Cina dan AS berjalan sangat baik. Para negosiator mungkin akan menutup kesepakatan tentang keringanan tarif yang dapat membantu mencegah putaran tarif AS berikutnya untuk barang-barang Cina yang akan mulai berlaku 15 Desember, Bloomberg melaporkan.

Langkah-langkah keringanan tarif ini akan menjadi bagian dari kesepakatan fase satu.

Komentar Trump disampaikan hanya sehari setelah ia mengatakan tidak memiliki tenggat waktu untuk kesepakatan dan tidak keberatan untuk menunggu sampai setelah pemilihan presiden AS pada November 2020.

Indeks Dolar AS Berjangka Berjangka turun 0,09% menjadi 97,56 pada pukul 21:00 ET (09:00 WIB).

Di Cina daratan, Bank Rakyat China (PBOC) menetapkan kurs referensi untuk yuan pada level 7,0521, sedikit lebih lemah dari 7,0513 pada hari sebelumnya.

Pasangan GBP/USD naik 0,06% menjadi 1,3112.

Pasangan EUR/USD juga naik 0,07% menjadi 1,1084.

Pasangan USD/JPY naik 0,02% menjadi 108,88.

Pasangan AUD/USD turun 0,01% menjadi 0,6848 sedangkan NZD/USD naik 0,34% menjadi 0,6550.

Dolar Selandia Baru menguat setelah dirilisnya laporan pada hari Senin bahwa ketentuan perdagangan negara itu, yang mengukur daya beli ekspor dibandingkan dengan impor, melonjak 1,9% dalam tiga bulan hingga September.

Source : investing.com