Dolar AS Menguat setelah Rilis Data Ekonomi, Pound Stabil

Dolar AS Menguat setelah Rilis Data Ekonomi, Pound Stabil

Category : Currency

Dolar AS menguat pada awal pekan dengan volume perdagangan yang tipis Senin (23/12) pagi setelah data Amerika Serikat menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang kuat sementara pound Inggris bergerak tenang pasca menjalani kejatuhan mingguan terbesar dalam tiga tahun.

Menurut laporan yang dilansir Reuters Senin (23/12) pagi, sejumlah data ekonomi yang terbit pada hari Jumat lalu menunjukkan ekonomi AS, yang sudah mengalami ekspansi terpanjang dalam sejarah, tampaknya telah mempertahankan laju pertumbuhan yang moderat jelang tahun ini berakhir lantaran didukung oleh pasar tenaga kerja yang kuat.

Produk domestik bruto AS meningkat pada laju tingkat tahunan 2,1%, Departemen Perdagangan AS mengatakan dalam estimasi ketiga dari PDB kuartal ketiga. Data itu tidak direvisi dari estimasi bulan November.

Awal tahun ini, investor gelisah menghadapi tanda resesi AS ketika muncul kurva imbal hasil AS terbalik, yang secara historis merupakan salah satu tanda dari resesi AS yang paling dapat diandalkan.

Data terpisah menunjukkan pengeluaran konsumen, yang menyumbang lebih dari dua pertiga kegiatan ekonomi AS, naik 0,4% bulan lalu lantaran rumah tangga meningkatkan pembelian kendaraan bermotor dan menghabiskan lebih banyak biaya jasa kesehatan.

Hal tersebut kontras dengan kemunduran tak diduga dari sentimen konsumen Jerman. EUR/USD mencapai $1,10775, beranjak mundur setelah mencapai level tertinggi empat bulan di $1,12 pada 13 Desember.

US Dollar Index berada di 97.682, bergerak datar tetapi mempertahankan tren pemulihannya sejak mencapai level terendah lima bulan di 96,605 pada 12 Desember. Terhadap USD/JPY, dolar diperdagangkan di 109,47 yen, naik 0,04% dari level akhir sesi AS pekan lalu, tidak jauh dari level tertinggi enam bulan di 109,73 yang disentuh awal bulan ini. GBP/USD sedikit naik diperdagangkan pada $1,3004 setelah menemukan berhasil stabil setelah mencapai level terendah 2,5 minggu di $1.2979.

Source : investing.com