Dolar Bergerak Naik Jelang Rilis Data Kunci Sektor Manufaktur AS

Dolar Bergerak Naik Jelang Rilis Data Kunci Sektor Manufaktur AS

Category : Currency

Dolar AS bergerak naik pada hari Jumat (03/01) setelah berita ekonomi yang suram dari Eropa dan Inggris membebani rival utama lainnya. Sementara data yang akan dirilis nanti di sesi ini diperkirakan akan menunjukkan beberapa perbaikan pada sektor manufaktur di Amerika Serikat.

Terhadap sejumlah mata uang menurut laporan yang dilansir Reuters Jumat (03/01) pagi, dolar AS mengakhiri penurunan beruntun enam sesi semalam di 96,747 dengan sedikit naik dari level terendah enam bulan terakhir di sekitar 96,355.

Dolar mendapat dorongan ketika survei menunjukkan produksi pabrik Inggris turun pada tingkat tercepat sejak 2012 di bulan Desember, sementara sektor manufaktur Jerman tetap mengalami kontraksi.

Data tersebut menurunkan kilau dari USD/GBP, yang bergeser mundur dari atas $1,3266 ke $1,3154 pada hari Kamis. USD/EUR merosot ke $1,1173 dari puncak $1,1225 dan menjauh dari resisten utama di sekitar $1,1249.

Dolar AS bergerak datar di 6,9593 yuan dalam perdagangan luar negeri setelah cenderung mengalami pelemahan selama empat minggu terakhir.

Dolar AS juga tertahan terhadap yen Jepang di kisaran 108,41, menguji posisi terendah Desember dan level support utama di bawah 108,40.

Indeks aktivitas manufaktur AS yang bakal dirilis nanti diperkirakan menunjukkan sedikit kenaikan ke 49.0 pada bulan Desember, dari 48.1 bulan sebelumnya.

Data hari Kamis menunjukkan klaim pengangguran turun lebih rendah dari minggu lalu dalam sinyal positif untuk pasar tenaga kerja AS.

Ketahanan lapangan kerja menjadi alasan utama Federal Reserve yang telah mengisyaratkan tidak ada lagi penurunan suku bunga yang diperlukan dalam siklus ini, memicu pandangan pasar untuk mengurangi harapan pelonggaran kebijakan lebih lanjut.

Beberapa pejabat The Fed akan menyampaikan pendapat pada hari Jumat. Ini termasuk Gubernur Lael Brainard dan Kepala Fed San Francisco, Chicago, Richmond dan Dallas.

Source : investing.com