Emas Naik Meski Kesepakatan AS-Cina Ditandatangani, Paladium Cetak Rekor Lagi

Emas Naik Meski Kesepakatan AS-Cina Ditandatangani, Paladium Cetak Rekor Lagi

Category : Comodities

Amerika Serikat tetap memberlakukan tarif atas produk Cina kendati ada kesepakatan perdagangan bersejarah dan ini memberikan alasan bagi buyer untuk membeli emas pada Kamis (16/01) pagi. Sementara itu Paladium melonjak capai rekor tertinggi sehingga memperkuat posisinya sebagai logam termahal di dunia.

Emas berjangka dan emas naik pasca mengalami kerugian dua hari berturut-turut lantaran pasar kesal dengan keputusan Washington yang mempertahankan bea tarif atas produk Cina sekitar $360 miliar, meskipun kesepakatan tahap satu ditandatangani Presiden AS Donald Trump dan Wakil Perdana Menteri Cina Liu He di Gedung Putih.

Emas Berjangka COMEX untuk penyerahan Februari di New York ditutup naik $9,40, atau sebesar 0,6%, di $1,554 per ons.

XAU/USD yang mencerminkan perdagangan langsung fisik emas, meningkat $8,74, atau sebesar 0,6%, di $1,554.86.

Analis mengatakan emas juga mendapat dorongan ketika Kongres AS memilih untuk mengirim kasus pemakzulan terhadap Trump ke Senat AS.

Spekulan juga mendorong harga paladium ke level puncak baru di tengah kekhawatiran tekanan pasokan yang terus-menerus menyelimuti di Afrika Selatan dan Rusia karena merupakan produsen utama logam katalis kendaraan.

Paladium spot melonjak $62,35, atau 2,8%, di $2.256,73 per ons pada pukul 3:30 PM ET (20:30 GMT). Paladium Ini sebelumnya mencapai tingkat tertinggi sepanjang masa di $2.262,88.

Paladium berjangka ditutup naik $41,80, atau 2%, di $2,165.10, setelah menyentuh rekor tertinggi $2.178,20.

Paladium memimpin kenaikan di seluruh komoditas pada tahun 2019 dengan menguat sebesar 55%.

Source : investing.com