Minyak Lanjutkan Penguatan Dalam Dua Pekan

Minyak Lanjutkan Penguatan Dalam Dua Pekan

Category : Comodities

Minyak mempertahankan keuntungan terbesar selama hampir dua pekan di tengah optimisme pendekatan perdagangan yang tampak kurang agresif dari Amerika Serikat membantu menghidupkan kembali pertumbuhan.

Kontrak berjangka minyak di New York stabil setelah ditutup naik 1,2% menurut laporan yang dilansir Bloomberg Jumat (17/01) pagi. Washington dan Beijing menandatangani kesepakatan perdagangan tahap satu pada Rabu setempat, sementara Senat AS meloloskan kesepakatan perdagangan bebas AS-Meksiko-Kanada sehari kemudian. Namun, itu tidak cukup untuk menghentikan minyak mentah menuju penurunan mingguan kedua setelah lonjakan besar pasokan minyak AS Amerika menyoroti lemahnya permintaan.

Cina menjanjikan pembelian tambahan energi AS hingga $52,4 miliar selama tahun 2020 dan 2021, meskipun ada beberapa sikap skeptis di pasar tentang apakah Cina akan dapat mencapai sasaran tersebut. Sementara itu, Badan Energi Internasional (EIA) memperingatkan dalam laporan bulanannya bahwa pasokan dari Irak, produsen terbesar kedua di Timur Tengah, berpotensi rentan akibat meningkatnya risiko politik di negara itu dan kawasan Timur Tengah.

Minyak mentah Minyak Mentah WTI Berjangka untuk penyerahan Februari bertambah 1 sen menjadi $58,53 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 9:44 AM di Singapura. Harga WTI turun sebesar 0,9% untuk pekan ini.

Kontrak minyak Minyak Brent Berjangka Maret turun 7 sen menjadi $64,55 di bursa ICE Berjangka setelah naik 1% pada hari Kamis. Brent ini telah jatuh 0,7% untuk minggu ini.

Source : investing.com