Yen Menguat dan Yuan Anjlok Ditengah Upaya Cina Kendalikan Virus Korona

Yen Menguat dan Yuan Anjlok Ditengah Upaya Cina Kendalikan Virus Korona

Category : Currency

Yen menguat dan yuan anjlok pada perdagangan luar negeri Senin (27/01) pagi dalam kekhawatiran bahwa Cina tengah berusaha keras menahan penyebaran virus yang menyebabkan gejala serupa pneumonia (radang paru-paru) dan memicu serangan aksi penghindaran risiko.

Menurut laporan yang dilansir Reuters Senin (27/01) pagi bahwa mata uang Jepang USD/JPY, sering dicari sebagai tempat berlindung yang aman di saat ketidakpastian berlangsung, naik ke tingkat tertinggi nyaris tiga minggu terhadap dolar, sementara yuan jatuh ke tingkat terendah sejak 8 Januari.

Kabinet Cina mengumumkan akan memperpanjang libur Tahun Baru Imlek hingga 2 Februari untuk memperkuat pencegahan dan pengendalian virus korona baru, tv penyiaran negara CCTV, Senin pagi melaporkan. Libur imlek akan berakhir pada 30 Januari.

Hong Kong juga telah melarang masuknya pengunjung dari Provinsi Hubei, Cina, di mana wabah virus korona baru pertama kali dilaporkan dengan menyoroti kesulitan yang dihadapi para pejabat berwenang selama musim puncak perjalanan.

Otoritas kesehatan di seluruh dunia berlomba untuk mencegah pandemi virus, yang telah menginfeksi lebih dari 2.000 orang di Cina dan kini dilaporkan telah menewaskan 76 orang.

Ada sejumlah kekhawatiran bahwa pengeluaran konsumen di sektor pariwisata bisa mendapat pukulan jika virus menyebar lebih jauh lagi karena akan mencegah investor mengambil risiko lebih.

Yen naik 0,3% menjadi 108,91 per dolar pada hari Senin dan mencapai tingkat terkuat sejak 8 Januari.

Mata uang Jepang ini juga melonjak sekitar 0,5% terhadap dolar Australia dan dolar Selandia Baru akibat kekhawatiran dari virus itu mendorong trader beralih ke mata uang safe haven dan menjauh dari mata uang yang lebih sensitif terhadap risiko.

Di pasar luar negeri, yuan turun lebih dari 0,3% ke 6,9625 terhadap dolar dan merupakan tingkat terlemah 8 Januari.

US Dollar Index1 sedikit berubah terhadap sejumlah mata uang utama di 97,884.

Source : investing.com