Yen Jepang Turun Imbas Berkembangnya Ekspektasi Stimulus Cina

Yen Jepang Turun Imbas Berkembangnya Ekspektasi Stimulus Cina

Category : Currency

JPY/USD Jepang mendekati tingkat terendah sembilan bulan terhadap dolar AS pada Kamis (20/02) pagi ditekan oleh meningkatnya minat risiko pada ekspektasi bahwa Cina akan terus mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dampak ekonomi dari wabah virus covid-19.

CNY/USD Cina bertahan stabil terhadap dolar AS pada perdagangan luar negeri jelang keputusan penurunan suku bunga acuan negara itu menurut laporan yang dilansir Reuters Kamis (20/02) pagi. Bank Sentral Cina diperkirakan akan memangkas suku bunga acuan pada Kamis (20/02) ini, yang akan mengikuti pemotongan suku bunga pinjaman jangka menengah pada Senin.

Yen awalnya tampak ramai dibeli lantaran status mata uang ini yang dianggap sebagai aset safe haven ketika wabah virus di Provinsi Hubei di Cina Tengah mengguncang pasar keuangan bulan lalu.

Namun, aksi pembelian yen mulai memudar lantaran pertumbuhan jumlah kasus baru virus di Cina mulai melambat. Tanda-tanda bahwa pejabat Cina siap untuk mengambil langkah-langkah yang lebih drastis guna mendukung perusahaan yang terkena dampak virus dan ini menjadi faktor lain yang telah mengurangi permintaan atas investasi safe haven.

Yen diperdagangkan di 111,27 per dolar di Asia pada Kamis, mendekati level terendah sejak Mei 2019. Di pasar luar negeri, yuan sedikit berubah di 7,0100 per dolar di saat trader menunggu stimulus kebijakan tambahan dari pejabat Cina. Franc Swiss dikutip di 0,9841 terhadap dolar AS, mendekati level terlemah sejak Desember 2019. Euro diperdagangkan di $1,0810, mendekati level terendah April 2017 dan pound dikutip di $1,2924 sebelum rilis data pada hari Kamis

Source : investing.com