Dolar Melemah Dipicu Turunnya Kepercayaan Konsumen AS

Dolar Melemah Dipicu Turunnya Kepercayaan Konsumen AS

Category : Currency

Dolar AS jatuh pada Rabu pagi, menyusul anjloknya imbal hasil obligasi, karena turunnya kepercayaan konsumen AS menimbulkan pertanyaan tentang kekuatan ekonomi pada saat para trader bertaruh mengenai kemungkinan penyebaran Covid-19 dapat memicu perubahan prospek The Fed tentang ekonomi, yang pada akhirnya mendorong dilakukannya pemangkasan suku bunga.

US Dollar Index, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,37% menjadi 98,92.

Imbal hasil 10-tahun Amerika Serikat turun ke rekor terendah 1,307% di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai dampak negatif Covid-19 terhadap pertumbuhan global yang diperkirakan lebih buruk dari perkiraan, akan memaksa Fed untuk bertindak pada bulan April, Juni dan Juli.

Peluang penurunan suku bunga April, Juni, dan Juli melonjak masing-masing menjadi 56%, 77% dan 86%, menurut Fed Rate Monitor Tool Investing.com.

Dengan terjadinya wabah virus covid-19 di Asia, Eropa dan Timur Tengah memicu kekhawatiran pandemi global, dan mendorong investor beralih safe havens seperti yen dan franc Swiss.

USD/JPY turun 0,64% menjadi $ 110,04 dan USD/CHF turun 0,31% menjadi 0,9757.

Dolar juga terpukul oleh tanda-tanda pelemahan ekonomi karena kepercayaan konsumen menggarisbawahi perkiraan ekonom.

GBP/USD naik 0,60% menjadi $ 1,3005 dan EUR/USD naik 0,26% menjadi $ 1,0882.

USD/CAD turun 0,15% menjadi C$ 1,3272 bahkan saat dolar kanada tertekan penurunan harga minyak di tengah kekhawatiran dampak virus pada pertumbuhan permintaan minyak Cina.

Prospek Badan Energi Internasional tentang pertumbuhan permintaan minyak global turun ke level terendah dalam satu dekade, ungkap Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol, Selasa.

Source : investing.com