Yen & Euro Menguat Terhadap Dolar AS Ditengah Ekspektasi Penurunan Suku Bunga Fed

Yen & Euro Menguat Terhadap Dolar AS Ditengah Ekspektasi Penurunan Suku Bunga Fed

Category : Uncategorized

Yen dan euro bergerak menguat terhadap dolar AS pada Senin (02/03) pagi di tengah meningkatnya harapan bahwa Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga pada tinjauan kebijakan bulan ini untuk melindungi ekonomi dari penyebaran cepat virus covid-19.

Melansir Reuters Senin (02/03) pagi, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan Jumat lalu bahwa bank sentral AS akan “bertindak sesuai” untuk mendukung ekonomi dalam menghadapi risiko yang ditimbulkan oleh epidemi virus covid-19.

Investor menjadikan komentar ketua Fed itu sebagai petunjuk bahwa Fed akan memangkas suku bunga setidaknya 25 basis poin dalam pertemuan yang dijadwalkan berikutnya pada 17-18 Maret mendatang.

Bahkan ada pembicaraan yang semakin meningkat mengenai langkah tak terjadwal lain. Sumber yang juga ekonom lobi bank AS mengatakan pemotongan suku bunga global yang terkoordinasi oleh bank-bank sentral utama dapat terjadi pada hari Rabu.

Ekspektasi seputar The Fed menggarisbawahi kecepatan dan skala penyebaran virus dari Cina ini pada puluhan negara dan potensi pukulannya dapat melumpuhkan perekonomian global.

Investor mengharapkan keuntungan dari imbal hasil dolar – dukungan utama untuk mata uang AS – menyusut karena Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank of Japan (BOJ) terlihat memiliki ruang terbatas untuk pemotongan lanjutan karena suku bunga mereka sudah berada di wilayah negatif.

USD/JPY naik mencapai 107,00 terhadap dolar pada perdagangan Senin pagi dan terakhir ada di 107,75 yen, atau naik sebesar 0,3% dari levelnya pada perdagangan New York Jumat malam silam.

Mata uang Jepang ini telah naik 3,2% untuk minggu lalu, kenaikan terbesar sejak Juli 2016. Surplus transaksi berjalan Jepang dan likuiditas yen yang luas membuat yen bertindak seperti aset safe haven.

EUR/USD bertahan di $1,1042, naik 0,14% di Asia, bergerak mendekati level tertinggi dalam hampir sebulan setelah kenaikan 1,7% minggu lalu, terbesar selama dua tahun.

Safe haven franc Swiss juga mencapai level tertinggi 1,5 tahun di 0,9610 franc per dolar AS pada hari Jumat dan terakhir kini berada di 0,9642.

Menggarisbawahi kekhawatiran investor, Indeks Manajer Pembelian (PMI) resmi Cina turun ke rekor terendah 35,7 pada Februari dari 50,0 pada Januari, Biro Statistik Nasional Cina mengatakan pada hari Sabtu, menunjukkan aktivitas pabrik berkontraksi pada tingkat laju tercepat yang pernah ada.

Source : investing.com


Leave a Reply