Dolar AS Menguat Didukung Harapan Stimulus Susul Lonjakan Minyak

Dolar AS Menguat Didukung Harapan Stimulus Susul Lonjakan Minyak

Category : Currency

Dolar AS kembali pulih pada Selasa (10/03) pagi setelah mengalami penurunan besar terhadap yen, euro, dan franc Swiss ditengah harapan segera diumumkannya kebijakan stimulus ekonomi AS.

Pada pukul 09.22 WIB menurut data Investing.com, US Dollar Index menguat 0,56% di 95.403 terhadap sejumlah mata uang utama. Pergerakan dolar ini mengikuti lonjakan harga minyak Selasa pagi, minyak WTI AS melonjak 5.36% di $32.80 dan minyak Brent juga melesat 6,20% di $36.49

Greenback mulai bergerak menguat seperti dilansir Reuters Selasa (10/03) pagi pasca Presiden AS Donald Trump mengatakan Gedung Putih akan mengadakan konferensi pers pada Selasa (10/03) setempat mengenai langkah-langkah ekonomi dalam menanggapi wabah virus covid-19.

Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin juga mengatakan Gedung Putih akan melakukan pertemuan dengan para eksekutif bank minggu ini. Ini menjadi tanda bahwa pemerintah AS tengah bersiap meluncurkan langkah-langkah lebih untuk mengantisipasi dampak negatif dari penyebaran virus.

Namun, para analis mengatakan masih terlalu dini untuk menyatakan dolar dalam posisi terendahnya, yang jatuh pada Senin setelah perang harga antara Arab Saudi dan Rusia memicu kejatuhan harian terbesar harga minyak sejak Perang Teluk 1991.

USD/JPY naik 0,63% ke 102,34 yen, naik dari level terendah selama lebih dari tiga tahun.

Terhadap EUR/USD, greenback naik 0,24% di $1,1400 setelah jatuh pada hari Senin ke level terendah lebih dari setahun terhadap mata uang lain.

Dolar naik 0,36% menjadi 0,9283 franc Swiss pada hari Selasa setelah tiga hari ditekan aksi jual besar yang mendorong ke level terendah dalam hampir lima tahun.

Terhadap pound, dolar naik 0,39% ke $1,3075.

Source : investing.com