Emas Melampaui $1.500 Dipicu Rencana Mega Stimulus AS

Emas Melampaui $1.500 Dipicu Rencana Mega Stimulus AS

Category : Comodities

Rencana pemerintahan Trump untuk melakukan penyelamatan besar bagi ekonomi AS dan jaring pengaman sosial untuk warga Amerika telah mendorong kenaikan emas.

Emas Berjangka naik lebih 3% pada Selasa petang waktu AS, yang didorong sejumlah langkah-langkah stimulus yang bertujuan melindungi bisnis dan warga AS dari penutupan ekonomi yang dipaksakan akibat Covid-19, yang dikhawatirkan pihak berwenang dapat menimbulkan resesi yang masif.

Menurut data investing.com Rabu pukul 8.15 WIB, emas berjangka untuk pengiriman April di New York COMEX naik $8.05 menjadi $1.533,55 per ons. Sementara XAU/USD naik $4.81 menjadi $1.533,21.

Hingga Selasa pagi waktu AS, emas terus melemah setelah berjangka mencapai tertinggi tujuh tahun di atas $1.704 pekan lalu. Pada hari Senin, sempat turun ke bawah level $1.500 karena investor melakukan aksi jual guna menutup kerugian di ekuitas.

Penurunan emas telah membingungkan banyak investor yang mengharapkan logam kuning dapat mempertahankan nilainya sebagai safe haven yang disukai karena Wall Street mengalami minggu terburuk sejak krisis keuangan dan Dow mengalami penurunan satu hari terbesar.

Penguatan hari Selasa terjadi setelah Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin mengatakan pemerintahan Trump akan menyiapkan subsidi kepada warga Amerika dalam waktu dua minggu (laporan lanjutan mengatakan kemungkinan pada akhir April).

Pemerintah juga sedang menyusun paket pembebasan pajak yang diusulkan bersama partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat, kata Mnuchin, sambil menambahkan bahwa Departemen Keuangan akan menahan anggaran sekitar $ 1 triliun yang diperuntukan bagi langkah-langkah stimulus oleh Federal Reserve untuk memastikan pasar kredit dan ekonomi yang lebih luas tidak berhenti.

“Pengumuman Departemen Keuangan dan Fed cukup menjadi katalis untuk perputaran harga emas,” Ed Moya, analis di platform perdagangan online OANDA, mengatakan kepada Investing.com.

“Ini adalah langkah stimulus besar-besaran dan jika secara efektif menghentikan pelarian uang tunai, itu akan menghentikan penurunan di Wall Street dan menghentikan investor menjual emas untuk menutupi margin dan kerugian pada investasi saham.”

Source : investing.com