Dolar AS Turun, tapi Masih Terus Diburu

Dolar AS Turun, tapi Masih Terus Diburu

Category : Currency

Dolar AS beranjak turun pada Selasa (24/03) pagi tapi masih berada di sekitar level tertinggi tiga tahun terhadap sejumlah mata uang. Saat ini investor terus beralih ke mata uang pendanaan dan mata uang penyelesaian utama dunia sebelum terjadinya penurunan tajam arus kas.

Reaksi pasar beragam merespon berbagai program luar biasa Federal Reserve AS dan juga menjadi langkah darurat ketiga dari bank sentral AS itu untuk bulan ini menurut Reuters Selasa (24/03) pagi.

Mengutip data Investing.com Selasa pukul 10.10 WIB, US Dollar Index kembali turun 0,78% di 101,69 terhadap sejumlah mata uang utama Selasa (24/03) pagi pada pukul 09.54 WIB.

Terhadap yen, dolar USD/JPY juga melemah 0,74% di 110,36, setelah mencapai level tertinggi satu bulan di 111,59.

Euro EUR/USD bergerak menguat 0,84% di 1,0811 per dolar setelah menyentuh level terendah tiga tahun di $1,0636 pada sesi sebelumnya.

Pound Inggris juga menguat 0,81% di 1,1642 meski mata uang ini tetap di kisaran level terendah 35 tahun di $1,1413 pada minggu lalu.

The Fed mengumumkan kebijakan pelonggaran kuantitatif tak terbatas dan program-program lain yang mendukung pasar kredit pada Senin dalam upaya ekstrem guna menghambat sektor pelemahan ekonomi terdampak dari pembatasan darurat pada sektor perdagangan.

Program ini mencakup pembelian obligasi perusahaan, jaminan pinjaman langsung ke perusahaan dan rencana untuk memberikan kredit bagi usaha kecil dan menengah.

Source : investing.com