Minyak Naik Didorong Isyarat Penurunan Produksi dan Meningkatnya Permintaan

Minyak Naik Didorong Isyarat Penurunan Produksi dan Meningkatnya Permintaan

Category : Comodities

Harga minyak naik pada Selasa (19/05) pagi dan melanjutkan tren kenaikan selama empat sesi berturut-turut di tengah tanda produsen minyak memangkas produksi sesuai yang dijanjikan saat permintaan meningkat didorong banyak negara keluar dari pembatasan untuk melawan pandemi covid-19.

Pada pukul 09.27 WIB, Minyak Mentah WTI Berjangka menguat 1,33% ke $32,07 per barel dan Minyak Brent Berjangka naik 0,95% di $35,14.

Menurut Reuters Selasa (19/05) pagi, kontrak WTI Juni berakhir pada hari Selasa, tetapi ada sedikit tanda berulangnya kejatuhan harga bersejarah di bawah nol seperti pada sebulan lalu di malam berakhirnya kontrak Mei di tengah tanda pulihnya permintaan minyak mentah dan bahan bakar dari titik terendah.

Pasar juga didorong isyarat pemotongan produksi Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan negara lainnya termasuk Rusia, kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, sedang dilaksanakan di lapangan.

OPEC+ telah memotong besar ekspor minyaknya pada paruh pertama bulan Mei, perusahaan yang melacak pengiriman minyak mengatakan, ini menunjukkan awal yang bagi dalam mematuhi kesepakatan baru pengurangan produksi.

Selain itu produksi AS juga mengalami penurunan. Produksi minyak mentah diperkirakan turun dengan mencapai nilai rekor 197.000 barel per hari pada bulan Juni menjadi 7,822 juta barel per hari dan angka itu akan menjadi yang terendah sejak Agustus 2018, menurut Badan Informasi Energi (EIA) AS.

Source : investing.com