Harga minyak turun pada hari Jumat (10/01) memperpanjang kerugian setelah ancaman perang di Timur Tengah, wilayah penghasil minyak terbesar, telah berkurang dan investor mengalihkan perhatian pada prospek pertumbuhan ekonomi dan permintaan minyak mentah.

Minyak mentah Minyak Brent Berjangka melemah 14 sen, atau sebesar 0,2%, di $65,23 pada pukul 01.19 GMT, setelah jatuh lebih dari 4% selama dua hari terakhir menurut laporan yang dilansir Reuters (10/01). Minyak Mentah WTI Berjangka juga turun 14 sen, atau sebesar 0,2%, di $59,42, setelah sedikit turun pada hari Kamis dan jatuh sekitar 5% pada hari Rabu.

“AS dan Iran tampaknya berusaha untuk mengurangi (ketegangan, red)… membawa kawasan itu kembali jauh dari ambang perang dan mengurangi risiko gangguan pasokan utama ke pasar minyak,” ungkap Kelompok Eurasia dalam catatan.

Harga minyak mengalami tekanan sebelum terjadi serangan pesawat tanpa awak AS yang menewaskan seorang jenderal penting Iran pada 3 Januari silam dan Iran memberikan tanggapan dengan meluncurkan serangan rudal balistik di pangkalan udara Irak yang menjadi basis militer pasukan AS minggu ini namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Source : investing.com