© Reuters.

Dolar AS berada pada posisi bertahan terhadap mata uang yang lebih sensitif pada pertumbuhan Kamis pagi, mengikuti data ekonomi AS dan Eropa yang optimis tetapi kekhawatiran baru peningkatan infeksi covid-19 mengurangi daya tarik pengambilan risiko yang lebih agresif.

Sentimen pasar mendapat dorongan tambahan dari berita mengenai  vaksin COVID-19 yang dikembangkan perusahaan bioteknologi Jerman BioNTech (BNTX.O) dan raksasa farmasi AS Pfizer (PFE.N) telah menunjukkan potensi dan telah ditoleransi dengan baik pada awal- tahap uji coba manusia.

Sterling GBP/USD diperdagangkan pada $ 1,2477, datar di awal perdagangan Kamis, dan telah naik 1,1% sejauh minggu ini. Dolar Australia dilevel $ 0,6919  setelah naik 0,7% pada minggu ini.

Sementara Euro EUR/USD di level $ 1,1252, mempertahankan kenaikan 0,3% sejak awal minggu.

Aktivitas manufaktur AS rebound lebih dari yang diharapkan pada bulan Juni, dengan indeks aktivitas manufaktur oleh Institute for Supply Management (ISM) mencapai level tertinggi dalam 14 bulan karena perusahaan dan bisnis mulai melanjutkan operasi.

Survei serupa dari Cina, Jerman dan Prancis semuanya menunjukan tren pemulihan aktivitas pabrik sementara Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP menunjukkan gaji swasta Juni meningkat 2,369 juta pekerjaan.

Data untuk Mei direvisi naik yang menunjukkan daftar gaji melonjak 3,065 juta, bukannya jatuh 2,76 juta seperti yang diperkirakan sebelumnya.

Sedangkan laporan data pekerjaan dari pemerintah, yang akan dirilis menjelang hari libur publik AS pada hari Jumat, diperkirakan menunjukkan peningkatan sebanyak 3 juta pekerja non-pertanian pada bulan Juni.

Ada kekhawatiran tentang apakah ekonomi AS dapat mempertahankan pemulihannya karena infeksi coronavirus meningkat di banyak bagian Amerika Serikat.

California secara dramatis menunda membukaan kembali perekonomiannya pada hari Rabu, melarang makan restoran dalam ruangan di banyak negara bagian, menutup bar dan meningkatkan penegakan jarak sosial dan langkah-langkah lain setelah kasus infeksi COVID-19 melonjak.

Terhadap yen USD/JPY, dolar AS diperdagangkan pada 107,45 yen setelah turun 0,4% hari sebelumnya karena tidak mampu memulihkan kerugian yang dibuat dalam perdagangan Asia dengan tawaran safe-haven.

Sementara Rupiah USD/IDR melemah terhadap Dolar AS di level 14.355.

Source : id.investing.com