© Reuters.

Dolar Amerika Serikat bergerak menguat pada Rabu (04/11) pagi karena pasar masih gelisah terhadap ketidakpastian yang timbul dari hasil pemilihan presiden AS.

Indeks dolar AS 0,30% di 93,683 menurut data Investing.com pukul 09.10 WIB. EUR/USD pun beranjak turun 0,23% di 1,1684 dan GBP/USD melemah 0,20% ke 1,3032. USD/JPY naik 0,11% di 104,58.

Adapun rupiah kembali menguat 0,38% di 14.515,0 per dolar AS hingga pukul 09.10 WIB.

Presiden AS Donald Trump diproyeksikan untuk memenangkan suara elektoral di Indiana, Edison Research mengatakan pada Selasa (03/11), negara bagian pertama yang akan diputuskan hasil pemilunya dengan Joe Biden. 

Kontestasi ini masih berlanjut di beberapa negara bagian dan pasar masih terus memantau hasil akhirnya, yang kemungkinan tidak akan segera diketahui dalam beberapa hari ke depan. Ada beberapa investor berspekulasi terhadap kemenangan Biden dan ini bisa mendorong pergerakan aset berisiko.

Kemenangan bagi Biden, yang diharapkan tidak terlalu konfrontatif terkait masalah perdagangan dengan Cina dan mitra dagang lainnya, akan menjadi keuntungan bagi mata uang yang terpengaruh pemberlakuan tarif presiden AS.

Biden juga diperkirakan akan mengeluarkan banyak uang stimulus guna mendukung ekonomi yang terdampak pandemi, faktor positif lainnya untuk mata uang berisiko, meskipun para analis memperingatkan bahwa ini masih tetap bergantung pada hasil pemilihan Kongres AS.

Jika Partai Demokrat memenangkan kursi mayoritas Senat dari DPR AS, dana belanja besar kemungkinan akan digelontorkan sementara jika Senat dikuasai Partai Republik maka anggota partai berpotensi akan menghambat agenda Biden.

Saat ini Partai Demokrat diperkirakan akan memenangkan kursi mayoritas Senat AS.

Source : id.investing.com