Dolar AS Bergerak Stabil, Pasar Tunggu Rilis Risalah the Fed

Dolar Amerika Serikat menguat tipis pada Rabu (19/05) petang, masih di dekat posisi terendah multi-bulan menjelang rilis risalah dari pertemuan Federal Reserve AS terakhir.

Pada pukul 14.27 WIB, indeks dolar AS stabil di level 89,730 menurut data Investing.com dan mendekati level terendah sejak akhir Februari.

EUR/USD beranjak naik 0,14% ke 1,2237, USD/JPY menguat 0,13% di 109,03 dan AUD/USD melemah 0,28% di 0,7769. Adapun rupiah terus melemah 0,30% di 14.312,5 per dolar AS sampai pukul 14.47 WIB.

Risalah dari pertemuan terbaru Fed akan dirilis pada Rabu setempat, dan diharapkan dapat mengkonfirmasi bahwa pengambil kebijakan menganggap ekonomi AS masih membutuhkan dukungan. Dengan demikian, pengendalian kebijakan moneter bank sentral yang sangat longgar akan tetap berlanjut.

Hal ini kemungkinan akan membuat dolar tetap terkoreksi meskipun ada kenaikan minggu lalu ketika harga konsumen AS membukukan kenaikan tercepat lebih dari satu dekade.

“Sekarang seolah-olah sejarah dari awal tahun 2000-an sedang berulang; hari-hari ‘Greenspan put’ ketika Fed mempertahankan kebijakan moneter stimulatif, menemukan kelemahan dalam indikator ekonomi individu dan mengabaikan akselerasi keseluruhan dalam ekonomi dan inflasi,” Alexander Kuptsikevich dari FXPro menjelaskan dalam catatan.

Sementara, GBP/USD sedikit menguat 0,02% di 1,4190 pukul 14.35 WIB. Tren ini diuntungkan dari dibukanya kembali ekonomi Inggris setelah hasil dari program vaksinasi yang berhasil.

Inflasi harga konsumen Inggris naik menjadi 1,5% pada April dari 0,7% pada Maret, angka resmi menunjukkan pada Rabu, di atas kenaikan yang diharapkan sebesar 1,4%. Ada kenaikan yang lebih mencolok dalam inflasi harga produsen Inggris Raya, di mana harga input naik hampir 10% setahun.

USD/CAD naik tipis 0,02% di 1,2066 pukul 14.43 WIB mendekati level terlemah sejak Mei 2015. Data inflasi Kanada akan dirilis hari ini, begitu pula data dari Zona Euro.

“Minyak mentah yang didukung seiring dengan akselerasi vaksinasi di Kanada akan terus menekan USD/CAD, yang kemungkinan menguji titik support kunci 1.2000 dalam beberapa hari mendatang,” kata analis ING dalam catatan.

EUR/HUF menguat 0,3% setelah pejabat di bank sentral Hongaria (NBH) mengindikasikan kenaikan suku bunga acuan bisa terjadi pada bulan Juni.

“Kami sekarang memprediksi empat kenaikan 15bp untuk depo 1 minggu tahun ini, dengan kenaikan pertama datang pada pertemuan NBH Juni,” tambah ING. “NBH proaktif menunjukkan keuntungan jangka pendek dan menguat untuk forint. Kami memperkirakan EUR/HUF akan menguji dan menembus level 350 pada kuartal ini. Tetapi keuntungan awal tidak akan permanen dan kami memperkirakan EUR/HUF akan mengakhiri tahun ini mendekati 355-360 karena banyak yang sudah diperkirakan.”

USD/RUB turun 0,04% seiring munculnya laporan Axios bahwa pemerintah AS akan mengesampingkan sanksi yang diberlakukan sebelumnya pada perusahaan yang mengawasi pembangunan pipa Nord Stream 2 dan ini bisa mengurangi tekanan bagi pemerintah Rusia.

Source : id.investing.com