© Reuters.

Dolar Amerika Serikat turun tipis pada Rabu (29/07) pagi di tengah kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi AS sehingga membuat investor bersikap lebih berhati-hati menjelang hasil rapat Fed dan keputusan Kongres AS.

Melansir Reuters Rabu (29/07) pagi, The Fed diperkirakan akan memberikan pandangan dovish dalam tinjauan kebijakan dini hari nanti dan kemungkinan mentoleransi tingkat inflasi yang lebih tinggi. Keputusan semacam ini dapat memperlemah dolar AS dan menekan imbal hasil riil.

Pukul 11.24 WIB,US Dollar Index turun tipis 0,01% di 93,64 menurut data Investing.com. EUR/USD naik 0,14% ke 1,1730 dan USD/JPY turun 0,02% di 105,06.

Adapun rupiah kembali turun 0,38% di 14.590,0 per dolar AS sampai pukul 11.09 WIB.

Paket penyelamatan fiskal AS senilai $1 triliun juga menemui jalan buntu sebelum tenggat waktu untuk memperpanjang tunjangan pengangguran berakhir Jumat ini.

Sedangkan harga emas berjangka terus naik 0,30% di $1.950,45 per ons.

Proyeksi The Fed dini hari nanti kemungkinan bakal menentukan langkah selanjutnya dan melanjutkan beberapa program fasilitas pinjaman darurat sehingga mendorong antisipasi terhadap nada kebijakan yang sangat dovish.

The Fed menerbitkan keputusan suku bunga, yang diperkirakan tidak akan berubah, pada pukul 18.00 GMT dan Ketua Jerome Powell mengadakan konferensi pers setengah jam kemudian.

Source : id.investing.com