Dolar AS Naik Pasca Meredanya Perang Dagang AS-Cina

© Reuters.

Dolar AS beranjak naik pada Senin (30/09) pagi yang didukung oleh meredanya kekhawatiran perang dagang AS-Cina dan pasar menunggu data terbaru manufaktur Cina untuk mengamati kondisi ekonomi terkini negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia itu.

Menurut berita yang dilansir Reuters Senin (30/09) pagi, Dolar AS stabil terhadap sebagian besar mata uang utama, naik tipis terhadap yen Jepang pada 107,94 yen, mendatar terhadap euro dan sedikit lebih lemah atas pound Inggris, diperdagangkan di level $1,0936 per euro (EUR=) dan $1,2292 per poundsterling.

Dolar Selandia Baru turun setelah dirilinya data kepercayaan bisnis yang turun, sementara dolar Australia juga melemah karena peningkatan sentimen dovish menjelang pertemuan bank sentral pada hari Selasa.

Reuters menyebutkan rangkuman dari berbagai sumber pada hari Jumat bahwa Pemerintahan AS sedang mempertimbangkan untuk menghapus pencatatan saham-saham (delisting, red) perusahaan Cina di bursa AS.

Pada awalnya, laporan tersebut memicu indeks saham utama dan yuan Cina melemah, tetapi kerugian berhasil diredam karena telah menjadi hal yang terang bahwa keputusan mengenai langkah tersebut tidak akan segera terjadi. Pada hari Sabtu, seorang pejabat Departemen Keuangan AS mengatakan bahwa gagasan seperti itu tidak dimaksudkan untuk “saat ini”.

Trader mengharapkan berita utama seputar perang dagang akan muncul lebih sedikit pada pekan ini lantaran bursa Cina akan menjalani libur selama seminggu untuk memperingati HUT ke-70 negara yang dimulai Selasa besok.

Yuan Cina, yang paling sensitif terhadap ketegangan perdagangan, bergerak datar pada 7,1361 per dolar dalam perdagangan luar negeri menjelang rilis survei aktivitas pabrik Cina sekitar pukul 0100 GMT. Angka-angka tersebut diperkirakan bakal menunjukkan kontraksi untuk bulan kelima berturut-turut.

Terhadap sejumlah mata uang lain (DXY), dolar juga bergerak stagnan di sekitar 99,100. Dolar AS menguat sedikit terhadap dolar Australia dan Selandia Baru. Kiwi tergelincir sebanyak 0,2% pada $0,6280 setelah indeks kepercayaan bisnis nasional turun. Dan Aussie juga melemah ke $0,6764.

Source : investing.com