© Reuters.

Dolar Amerika Serikat bergerak naik pada Jumat (23/10) pagi dengan investor mulai berspekulasi atas peluang kemenangan pemilihan presiden AS untuk Biden dan juga guyuran dana stimulus yang besar.

Indeks dolar AS naik 0,09% di 93,052 menurut data Investing.com pukul 09.13 WIB. EUR/USD turun 0,15% ke 1,1799 dan GBP/USD melemah 0,10% di 1,3068. USD/JPY turun 0,10% ke 104,72.

Adapun rupiah kembali bergerak melemah 0,23% ke 14.674,0 per dolar AS sampai pukul 09.15 WIB.

Mengutip Reuters Jumat (23/10) pagi, para trader menunggu debat terakhir presiden AS yang akan dimulai pada pukul 01.00 GMT.

Pasar bisa sensitif terhadap momen perubahan voting suara jelang mendekatnya puncak kampanye hari pemungutan suara pada 3 November mendatang.

Harapan dana stimulus kembali muncul bahwa Kongres AS dapat meloloskan paket stimulus sebelum pemilihan presiden dan keyakinan terhadap lolosnya dana belanja akan menyusul, tidak peduli siapa yang terpilih, menurut analis.

“Jika berhasil lolos dan Biden menang dan ia akan dorong stimulus, maka dolar AS kembali negatif, aksi beli muncul, positif untuk Aussie dan kiwi,” kata analis mata uang Westpac, Imre Speizer.

“Tapi untuk saat ini masih ada sedikit risiko politik yang membayangi,” katanya.

Sementara pergerakan yen terjadi setelah Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengatakan ada kemajuan perundingan stimulus dan pelemahan euro ditekan oleh lonjakan kasus covid-19 di Eropa.

Harapan pun kembali muncul bahwa Inggris dan Uni Eropa dapat mencapai kesepakatan perdagangan sebelum periode transisi berakhir pada 31 Desember.

Source : id.investing.com