© Reuters.

Dolar Amerika Serikat melemah tipis pada Jumat pagi pasca pengumuman data positif sektor tenaga kerja di AS di tengah kekhawatiran pemulihan dari dampak covid-19.

Dilansir dari Reuters Jumat (14/08) pagi, pergerakan pasar mata uang pagi ini tidak terlalu besar karena trader menunggu data perdagangan Cina yang akan segera dirilis. Kenaikan produksi industri dan pemulihan penjualan ritel diharapkan terjadi dan jika terjadi penurunan maka dapat merugikan mata uang regional.

Pukul 09.39 WIB, indeks dolar AS turun tipis 0,06% ke 93,263. AUD/USD melemah 0,13% di 0,7139 dan NZD/USD turun 0,14% ke 0,6536.

Dari tanah air, rupiah kembali masuk zona merah dengan turun 0,96% ke 14.841,0 per dolar AS sampai pukul 09.35 WIB.

Selandia Baru akan mengumumkan pada hari Jumat apakah tindakan pembatasan di kota terbesar di negara itu akan dilonggarkan atau malah diperpanjang.

EUR/USD turun tipis 0,02% ke 1,1810 dan GBP/USD juga melemah 0,07% di 1,3054 pukul 09.53 WIB.

Data mingguan tunjangan pengangguran di Amerika Serikat turun di bawah angka satu juta untuk pertama kalinya sejak mulai merebaknya pandemi, atau tepatnya sebanyak 963.000 klaim di bawah ekspektasi sebanyak 1,1 juta.

Meski begitu, aura positif ini tampaknya hanya akan berdampak sesaat karena sekitar 30 juta warga Amerika Serikat kehilangan pekerjaan dan paket bantuan stimulus ekonomi mandek di Kongres AS.

Source : id.investing.com