Elnusa Bidik Cuan dari Target Pemerintah Memproduksi 1 Juta Barel Minyak per Hari

Rencana pemerintah Indonesia mengerek produksi minyak menjadi 1 juta barel per hari, menjadi angin segar bagi PT Elnusa Tbk. Emiten bersandi saham ELSA berharap mampu memperoleh pendapatan dan laba yang lebih tinggi, dibandingkan tahun 2020.

Akhir tahun 2020, manajemen Elnusa memperkirakan mampu membukukan pendapatan lebih dari Rp 7 miliar dengan perolehan laba mencapai Rp 200 miliar.

Beberapa hal disiapkan Elnusa, sebagai upaya memanfaatkan rencana pemerintah memproduksi 1 juta barel minyak per hari di 2021.

Sejumlah hal tersebut semisal pemberlakuan resource-to-production (RTP), yaitu pengoperasian kembali sumur minyak seperti di Blok Rokan. Manajemen Elnusa juga akan menerapan Enhanced Oil Recovery (EOR), hingga upaya penemuan cadangan minyak dan gas (migas) baru.

Kendati belum menyebut target pasti dan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex), manajemen Elnusa optimistis bisnis perusahaan akan lebih bergairah di tahun ini.

Tidak dipungkiri, tantangan menjadi lebih beragam di tengah situasi pandemi corona (Covid-19) seperti saat ini. Semisal saja, pandemi menyebabkan mobilitas orang lebih terbatas sehingga mempengaruhi bisnis distribusi BBM yang dijalankan Elnusa.

Namun optimisme manajemen Elnusa tetap tinggi sebagai perusahaan nasional penyedia jasa energi. Lihat saja, dipenghujung tahun 2020, emiten ini menyabet tiga penghargaan sekaligus, dari berbagai intitusi berbeda.

Diantaranya penghargaan dalam ajang Bisnis Indonesia Award 2020, untuk kategori perusahaan publik yang bergerak di sektor pertambangan minyak dan gas bumi.

Elnusa juga meraih penghargaan Asia Sustainability Reporting Rating 2020, kategori Bronze untuk pertama kalinya. Sebagai catatan, Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) merupakan kegiatan penghargaan bagi lembaga yang berhasil mengkomunikasikan kinerja keberlanjutan, kepada pemangku kepentingan.

Selanjutnya, Elnusa juga meraih Indonesia Top Digital Public Relation Award (Top Digital PR Award) 2020. Penghargaan ini didedikasikan khusus kepada perusahaan-perusahaan yang berhasil memanfaatkan Digital PR.

Direktur Keuangan PT Elnusa Tbk Hery Setiawan menyatakan, tahun 2020 merupakan tahun yang penuh tantangan. “Tahun ini merupakan tahun yang penuh tantangan bagi kita semua. Untuk di industri migas, tantangan ini bukan hanya berasal dari pandemi Covid-19 yang mempengaruhi kegiatan operasional dan menyebabkan penurunan konsumsi BBM nasional, melainkan juga karena fluktuasi harga migas dunia dan fluktuasi kurs rupiah,” terang Hery, seperti dikutip siaran pers yang diterima KONTAN, Rabu (20/1).

Lebih lanjut, Hery juga berharap agar pandemi Covid-19 yang berkepanjangan ini bisa segera teratasi agar bisa kembali memulihkan perekonomian Indonesia.

Optimisme juga diutarakan Tenny Elfrida selaku Direktur SDM & Umum Elnusa. “(Penghargaan) Ini menjadi bukti nyata bahwa konsistensi menuju keberlanjutan yang dilakukan Elnusa mengantarkan Elnusa menerima penghargaan ini. Selain itu juga tentunya akan kami jadikan sebagai ruang improvement untuk pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan lebih baik lagi kedepannya,” ujar Tenny.

Source : kontan.co.id