Harga emas naik tipis pada Jumat (15/05) pagi. Pergerakan emas ini didorong sentimen stimulus lanjutan di Amerika Serikat dan memburuknya hubungan antara AS-Cina.

Pukul 10.24 WIB, Emas Berjangkasedikit menguat 0,07% di $1.742,20 per ons menurut data Investing.com setelah kemarin ditutup naik 1,49% di 1.741,90 dan emas spot XAU/USD naik 0,15% ke $1.732,97 setelah juga naik 0,85% di 1.730,65.

Kedua jenis aset tersebut telah naik lebih 1,67% sepekan terakhir.

Di tanah air hingga pukul 08.25 WIB Jumat pagi ini, harga emas Antam (JK:ANTM) per gram kembali naik Rp7.000 dari hari kemarin menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia. Pada Kamis kemarin emas Antam mencapai harga Rp910.000 dan harga terakhir kini naik ke Rp917.000.

Melansir Economictimes.Indiatimes.com dari Reuters Jumat (15/05) pagi, pembukaan kembali ekonomi AS dari tindakan karantina wilayah covid-19 dan kemungkinan adanya suntikan stimulus lanjutan dapat memicu pemulihan sentimen.

Presiden AS Donald Trump terbuka melakukan perundingan soal kemungkinan adanya RUU stimulus lain di tengah pandemi, tetapi bukan yang diajukan oleh Partai Demokrat, kata juru bicara Gedung Putih.

Emas cenderung menguat didorong oleh langkah-langkah stimulus.

Trump juga mengisyaratkan memanasnya hubungan dengan Cina terkait virus, dan mengatakan sekarang ia tidak tertarik berbicara dengan Presiden Xi Jinping dan mengambil langkah lebih jauh dengan bahkan menyarankan dapat memutuskan hubungan dengan Beijing.

Source : investing.com