© Reuters.

Harga emas turun pada Senin siang meski sentimen risiko membaik menjelang rilis data sektor jasa AS, meskipun kerugian dibatasi kekhawatiran atas melonjaknya kasus covid-19 di beberapa negara bagian AS.

Menurut data investing.com pukul 13.45 WIB, emas spot XAU/USD turun 0,1 persen menjadi $ 1,773.49 per ons, sementara. Emas Berjangka AS turun 0,4 persen menjadi $ 1,782.30.

“Kami melihat potensi keuntungan besar di pasar saham Hong Kong dan Cina,” dan gerakan positif pertumbuhan semacam itu umumnya diperkirakan akan membebani emas, kata Michael McCarthy, kepala strategi di CMC Markets.

Saham Asia mencapai tertinggi empat bulan pada taruhan untuk likuiditas super murah dan stimulus fiskal untuk mempertahankan pemulihan ekonomi global, dengan investor menunggu data aktivitas sektor jasa AS untuk Juni yang akan dirilis hari ini, mengutip berita yang dilansir Reuters Senin (06/07).

Pasar keuangan telah kembali kehilangan pijakannya karena serangkaian pembacaan ekonomi positif mengangkat sentimen, meskipun lonjakan kasus COVID-19 memperbaharui kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi yang cepat.

Namun, sejumlah besar stimulus dan bukti di pasar lain menandakan pergeseran fokus kembali ke tingkat infeksi dapat membantu emas “mempertahankan statusnya yang meningkat,” kata CMC McCarthy.

Emas telah naik hampir 17 persen sepanjang tahun ini, dan nyaris mencapai puncak delapan tahun pada 1 Juli silam.

Dalam empat hari pertama bulan Juli saja, 15 negara bagian AS melaporkan peningkatan rekor dalam kasus COVID-19 baru, yang telah menewaskan sekitar 130.000 orang Amerika.

“Dengan meningkatnya jumlah negara bagian AS yang memberlakukan penguncian lagi, itu akan mengakibatkan neraca Federal Reserve terus tumbuh dan suku bunga tetap rendah, yang pada gilirannya akan memberikan dukungan untuk pasar emas,” kata Phillip Futures dalam sebuah catatan.

Suku bunga yang lebih rendah dan stimulus tambahan bank sentral cenderung mendukung emas, yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

Palladium turun 0,6 persen menjadi $ 1,912,62 per ounce, sementara platinum naik 0,7 persen menjadi $ 805,21. Perak turun 0,3 persen menjadi $ 17,98.

Source : investing.com