Harga emas beranjak naik pada Kamis (14/05) pagi didorong sentimen seputar stimulus Amerika Serikat dan penilaian ekonomi buram dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang mendukung pergerakan logam safe haven ini, sementara itu investor menunggu data klaim pengangguran awal AS pada hari ini.

Harga Emas Berjangka naik 0,32% di $1.721,95 per ons mengutip data Investing.com pukul 10.19 WIB. Emas spot XAU/USD turun 0,12% ke $1.714,47.

Di tanah air hingga pukul 08.17 WIB Kamis pagi ini, harga emas Antam (JK:ANTM) per gram mengalami kenaikan Rp2.000 dari hari Rabu menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia. Pada Rabu kemarin emas Antam mencapai harga Rp908.000 dan harga terakhir kini naik ke Rp910.000.

Diberitakan Economictimes Kamis (14/050 pagi, bursa Asia melemah setelah Powell memperingatkan resesi AS kini “jauh lebih buruk” daripada penurunan sejak Perang Dunia Kedua akibat dampak pandemi covid-19. Indeks Nikkei turun 0,58% di 20.148,50 dan indeks Hang Seng melemah 1,11% ke 23.911,00 hingga pukul 10.25 WIB.

Powell mengisyaratkan spekulasi bahwa bank sentral AS akan mengejar kebijakan suku bunga negatif tidaklah benar, tetapi ia berjanji menggunakan segala kekuatannya sesuai kebutuhan dan menyerukan belanja fiskal tambahan guna menopang ekonomi yang terdampak virus.

Para gubernur dari kedua partai politik utama mendesak anggota parlemen di Washington, D.C., untuk mengesampingkan keberpihakannya dan memberikan bantuan kepada kota-kota dan negara bagian AS yang menghadapi kehancuran ekonomi akibat covid-19.

Source : investing.com