Emas Antam di Pasar Emas Cikini

Berapa harga emas Antam hari ini? Kalau harga emas dunia bagaimana, dan ke depannya akan berada di harga berapa?

Analis memprediksi harga emas bisa tembus US$ 3.500 (Rp 50,75 juta) per troy ounce dua tahun mendatang atau di 2023. Harga emas melonjak dan mencapai rekor tertinggi pada Senin, awal pekan ini di tengah ketidakpastian Corona dan ketegangan antara Amerika Serikat (AS)-China.

“Yang terpenting adalah seberapa cepat ia melewati US$ 1.923 yang merupakan level tertinggi sebelumnya. Hal yang yang sangat-sangat penting adalah dia menembus US$ 1.800 dengan mudah, ini adalah pasar yang kuat,” kata Ketua Eksekutif Martin Place Securities, Barry Dawes seperti dikutip dari CNBC, Rabu (29/7/2020).

Harga emas diperdagangkan sekitar US$ 1.931 per troy ons atau turun 0,55% di pasar Asia pada Selasa sore waktu setempat.

Beberapa analis juga mengakui harga emas akan terus mengalami peningkatan, seperti Garth Bregman dari BNP Paribas Wealth Management yang memperkirakan harga emas akan ke level US$ 2.000 per troy ounce.

“Kami tidak melihat katalis apapun dalam jangka pendek untuk menghentikan kenaikannya emas. Faktanya, faktor-faktor yang mendorong emas ke ketinggian masih sangat banyak,” kata Bregman.

Senada diungkapkan Juerg Kiener, Managing Director of Swiss Capital. Dia bilang kenaikan harga juga terjadi pada logam mulia.

Untuk diketahui, 1 troy ons ekuivalen atau sama dengan 31,1 gram, artinya harga per gram emas dunia US$ 64,3/gram. Dengan perhitungan dolar AS saat ini berada di level Rp 14.500, maka bila dikonversikan ke rupiah harga emas dunia atau internasional sekitar Rp 932.350/gram.

Dengan demikian, jika target harga emas US$ 3.500 (Rp 50,75 juta) per troy ounce maka setara dengan Rp 1,6 juta per gram dengan simulasi yang sama.

Sementara untuk harga emas Antam hari ini belum bisa di-update karena situs logam mulia milik Antam belum bisa diakses.

Source : detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *