© Reuters.

Harga emas kembali turun pada Kamis (19/11) pagi seiring penguatan dolar Amerika Serikat dan kemajuan pengembangan vaksin covid-19 mengurangi daya tarik logam mulia tersebut.

Harga emas berjangka turun 0,23% ke $1.869,55 per ons pukul 09.10 WIB dan XAU/USD turun 0,09% di $1.871,11 per ons menurut data Investing.com. Adapun indeks dolar AS beranjak 0,09% di 92,477.

Akhirnya mengutip laporan Reuters Kamis (19/11) pagi, Pfizer mengumumkan pada Rabu (18/11) bahwa hasil akhir dari uji coba tahap akhir vaksin covid-19 buatannya menunjukkan keefektifan hingga 95%.

Presiden terpilih AS Joe Biden hari Rabu mengungkapkan harapannya agar Partai Republik di Kongres AS lebih cenderung mendorong undang-undang bantuan covid-19 setelah Presiden petahana Donald Trump meninggalkan kantornya pada bulan Januari.

Empat puluh satu negara bagian di AS telah melaporkan lonjakan rekor harian kasus covid-19 pada bulan November, 20 telah mencatatkan rekor tertinggi harian baru sepanjang masa terkait jumlah kematian, dan 26 melaporkan rekor baru jumlah pasien rawat inap, menurut hitungan laporan.

Inggris dan Uni Eropa berada di saat-saat terakhir untuk mencapai kesepakatan perdagangan yang akan mengatur hubungan kedua pihak setelah periode transisi Inggris berakhir pada 1 Januari 2021, Komisaris Perdagangan Uni Eropa Valdis Dombrovskis mengatakan pada hari Rabu.

Dari tanah air, harga emas Antam (JK:ANTM) turun Rp2.000 dari Rp975.000 pada Rabu menjadi Rp973.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia pukul 08.17 WIB.

Source : id.investing.com