© Reuters.

Harga emas turun pada Selasa (08/09) pagi dipicu penguatan dolar Amerika Serikat kendati muncul keraguan atas pemulihan cepat ekonomi dari dampak pandemi covid-19 dengan investor kini menunggu pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) pekan ini.

Harga emas berjangka turun 0,26% ke $1.929,25 per ons pukul 10.49 WIB dan XAU/USD berkurang 0,29% di $1.923,60 menurut data Investing.com. Sebaliknya, indeks dolar AS menguat 0,45% ke 93,132.

27,19 juta orang lebih dilaporkan positif covid-19 di seluruh dunia dan 888.326 orang meninggal dunia menurut laporan yang dilansir Reuters Selasa (08/09) pagi.

Perekonomian Jepang menyusut melampaui perkiraan semula pada kuartal kedua. Sementara produksi industri Jerman naik jauh lebih sedikit dari yang diharapkan pada bulan Juli dan hal tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi terbesar di Eropa itu melambat kembali ke tingkat produksi sebelum pandemi.        

Perubahan kebijakan Federal Reserve AS untuk lebih memberi ruang kenaikan inflasi akan menjadi penghambat tren penguatan dolar AS selama bertahun-tahun dan bakal menimbulkan pertanyaan tentang peran bank sentral sehingga memberikan tantangan bagi para pengambil kebijakan mulai dari Frankfurt hingga ke Tokyo.

Dari tanah air, harga emas Antam (JK:ANTM) kembali turun Rp5.000 dari Rp1.020.000 Senin kemarin menjadi Rp1.015.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia hingga pukul 08.28 WIB.

Source : id.investing.com