© Reuters.

Harga emas makin turun pada Selasa (11/08) petang karena penguatan dolar AS terhadap mata uang lainnya. Hal ini mendorong investor untuk mengunci keuntungan pada posisi emasnya yang telah melewati level rekor $2.000 per ons.

Pada pukul 13.46 WIB, harga emas berjangka kian turun 1,58% di $1.998,20 per ons menurut data Investing.com dan XAU/USD juga turun 1,44% di $1.998,45. Sedangkan indeks dolar AS naik 0,12% di 93,683.

Dilansir Reuters Selasa (11/08) petang, dolar AS kembali menguat didorong harapan investor terhadap kesepakatan stimulus di Washington antara Partai Demokrat dan pemerintahan Trump.

Cina pada Senin kemarin memberlakukan sanksi terhadap 11 warga AS, termasuk anggota parlemen dari Partai Republik Presiden Donald Trump menanggapi sanksi Washington atas para pejabat Hong Kong dan Cina pekan lalu.

Analis mengatakan daya tarik keseluruhan emas masih utuh dengan harga komoditas ini telah naik lebih 33% sepanjang tahun ini.

Logam ini telah menjadi salah satu aset yang paling konsisten bergerak naik selama enam bulan gejolak pasar keuangan akibat covid-19. Logam kuning ini mendapat dorongan dari banjirnya arus modal ke dalam perekonomian dunia dan investor mencari tempat yang relatif aman untuk memarkir uangnya di lingkungan suku bunga mendekati nol.

Source : id.investing.com