Harga emas naik pada Rabu (29/04) pagi. Penguatan emas ini didorong oleh turunnya dolar AS di tengah rencana pembukaan ekonomi berbagai negara dari karantina wilayah covid-19. Sementara investor masih menunggu pernyataan kebijakan Federal Reserve AS hari ini. 

Menurut data Investing.com, Emas Berjangka naik 0,26% di $1.726,65 per ons pada pukul 11.05 WIB dan XAU/USD menguat 0,15% di $1.710,97. US Dollar Index turun 0,14% di 99,795.

Sementara hingga pukul 08.17 WIB Rabu pagi, harga emas Antam (JK:ANTM) per gram turun Rp 7.000 dari Selasa kemarin menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia. Pada Selasa, emas Antam mencapai harga Rp 935.000 dan harga terakhir kini turun ke Rp 928.000.

Menurut laporan Reuters Rabu (29/04) pagi, dolar AS melemah dipicu melambatnya penyebaran covid-19 dan rencana pembukaan ekonomi mendukung minat investor jelang pertemuan bank sentral utama. Banyak negara melonggarkan tindakan karantina wilayah dan juga banyak negara bagian Amerika Serikat tampaknya akan memulai kembali bisnisnya setelah melakukan pembatasan mengendalikan penyebaran virus yang merusak perekonomian. 

The Fed akan merilis pernyataan kebijakan moneter pukul 18.00 GMT atau 01.00 WIB Kamis dinihari, kemudian disusul konferensi pers Ketua Fed Jerome Powell. Fed telah menanggapi krisis virus ini dengan memangkas suku bunga, melanjutkan pembelian obligasi dan kembali mendukung pasar kredit.

Fed dapat memberi klarifikasi tentang berapa lama lagi suku bunga tetap di dekat nol.

Source : investing.com