Harga emas naik pada Selasa (04/08) pagi meski sentimen aset risiko membaik setelah rilis data ekonomi positif di Amerika Serikat, ditambah dorongan kekhawatiran meningkatnya jumlah kasus positif covid-19..                          

Harga emas berjangka naik 0,29% di $1.980,40 per ons pukul 09.00 WIB dan XAU/USD turun tipis 0,08% ke $1.975,38 menurut data Investing.com.

Dilansir Reuters Selasa (04/08) pagi, kegiatan manufaktur AS meningkat ke level tertinggi nyaris 1,5 tahun pada bulan Juli dipicu bertambahnya pesanan kendati terjadi peningkatan jumlah kasus infeksi covid-19.

Bursa Asia pun menguat merespon baik hasil data ekonomi AS tersebut. Indeks Nikkei naik 1,38% di 22.502,00 dan Hang Seng menguat 0,68% ke 24.624,00. S&P 500 pun naik tipis 0,06% di 3.290,38 sampai pukul 09.05 WIB.

Lebih 18,19 juta orang telah dilaporkan terinfeksi covid-19 di seluruh dunia dan 689.871 orang meninggal, menurut data laporan 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin mengingatkan bahwa ada kemungkinan tidak akan ada “obat” vaksin yang sempurna untuk covid-19 dan jalan menuju normalitas bakal cukup lama.

Pimpinan Partai Demokrat di Kongres AS dan juru runding Gedung Putih Senin mengatakan mereka telah membuat kemajuan dalam perundingan mengenai RUU lanjutan bantuan covid-19.

Hingga pukul 08.29 WIB Selasa pagi harga emas Antam (JK:ANTM) per gram naik Rp1.000 dari Senin menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia. Sebelumnya, harga emas Antam mencapai Rp1.028.000 dan harga terakhir kini naik ke Rp1.029.000.

Source : id.investing.com