© Reuters.

Harga emas naik Rabu (26/08) pagi dipicu kekhawatiran prospek ekonomi global akibat meningkatnya jumlah kasus covid-19 menurunkan pemulihan sentimen aset risiko dengan munculnya tanda-tanda kemajuan perundingan dagang AS-Cina.

Harga emas berjangka naik 0,67% ke $1.935,90 per ons pukul 09.32 WIB dan XAU/USD bertambah 0,13% di $1.930,69 menurut data Investing.com.

Pejabat tinggi perdagangan AS dan Cina kembali menegaskan komitmen kesepakatan perdagangan Tahap I dan ini sempat memberikan dorongan kepada pasar keuangan pada hari Selasa kemarin.

Sudah 23,77 juta orang lebih dilaporkan positif virus ini secara global dan 814.072 orang meninggal dunia, berdasar data hitungan laporan.

Menggarisbawahi dampak virus, survei dari lembaga Conference Board di AS tanpa diduga menunjukkan kepercayaan konsumen AS jatuh pada bulan Agustus hingga mencapai level terendah enam tahun.

Pelaku pasar kini menunggu pidato dari Ketua Federal AS Jerome Powell pada hari Kamis. Ia diharapkan bakal membahas pandangan bank sentral AS mengenai inflasi dan kebijakan moneter.

Presiden Cina Xi Jinping memperingatkan bahwa Cina tengah menghadapi periode ‘perubahan yang bergejolak’ dan meningkatnya risiko pasar eksternal mendorong para pengambil kebijakan semakin bergantung terhadap permintaan domestik untuk memacu pertumbuhan.

Di Indonesia, harga emas Antam (JK:ANTM) turun Rp10.000 dari Rp1.021.000 Selasa kemarin menjadi Rp1.011.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia hingga pukul 08.42 WIB.

Source : id.investing.com