© Reuters.

Harga emas naik pada Rabu (29/07) pagi didorong kekhawatiran atas meningkatnya jumlah kasus covid-19 dan ekspektasi kemungkinan inflasi dari langkah-langkah stimulus yang lebih mendukung pergerakan logam kuning, sementara investor menunggu hasil rapat kebijakan Federal Reserve AS dini hari nanti.

Mengutip data Investing.com, harga emas berjangka naik 0,09% di 1.946,30 pukul 10.12 WIB dan XAU/USD turun 0,45% di 1.949,78.

Penguatan emas berjangka ini terjadi setelah data laporan Reuters yang dilansir Rabu (29/07) pagi ini menunjukkan 16,62 juta orang lebih terinfeksi covid-19 dan meninggal dunia sebanyak 655.583. Jumlah kasus virus terus melonjak di Amerika Serikat, dengan empat negara bagian di Amerika Serikat Selatan dan Barat melaporkan rekor harian meninggal akibat virus pada hari Selasa.

Menggarisbawahi dampak ekonomi dari virus, data Selasa menunjukkan kepercayaan konsumen AS turun lebih besar dari estimasi pada bulan Juli.

Pelaku pasar kini akan memantau pertemuan kebijakan dua hari Fed AS yang berakhir pada dini hari nanti.

Situasi politik di AS pun memanas. Partai Republik di Gedung Putih dan di Kongres AS tampaknya berselisih paham mengenai rencana mereka sendiri untuk menyediakan dana bantuan virus senilai $1 triliun dan negosiasi dengan Partai Demokrat juga terlihat mandek.

Sementara itu dari tanah air, hingga pukul 08.26 WIB Rabu pagi harga emas Antam (JK:ANTM) per gram stabil di level Rp1.013.000,00 dari Selasa siang kemarin menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia.

Source : id.investing.com