Harga Emas Naik Tipis Seiring Penguatan Dolar AS & Kegelisahan Covid-19

Harga emas naik tipis pada Kamis (25/03) petang seiring penguatan imbal hasil obligasi AS. Namun, kenaikan dolar AS membatasi kenaikan logam kuning ini.

Harga emas berjangka naik tipis 0,07% ke $1.734,40 per troy ons pukul 13.18 WIB menurut data Investing.com. Adapun indeks dolar AS juga menguat tipis 0,06% ke 92,588 dan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun menguat 0,32% ke 1,619.

Dolar AS, yang biasanya bergerak berbanding terbalik dengan emas, juga naik tipis pada hari Kamis. Greenback mencapai level tertinggi baru empat bulan terhadap euro pada hari Kamis, muncul sebagai aset safe haven pilihan karena Eropa tengah menghadapi gelombang ketiga kasus COVID-19 dan peluncuran vaksin yang lambat.

Di AS, permintaan rata-rata untuk lelang obligasi lima tahun pada hari Rabu membuat imbal hasil Treasury AS turun setelah imbal hasil acuan 10 tahun mencapai titik tertinggi satu tahun selama pekan lalu. Lelang obligasi tenor tujuh tahun juga akan menjadi sorotan pasar.

Di sisi bank sentral, batas waktu kapan Federal Reserve AS akan mulai menaikkan suku bunga bergantung pada apa yang terjadi dengan ekonomi, Presiden Fed New York John Williams mengatakan pada hari Rabu. Presiden Fed Chicago Charles Evans juga menambahkan Fed tidak akan mengurangi akomodasi kebijakan moneter sampai melihat perbaikan yang sebenarnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan AS Janet Yellen pada hari Rabu mengatakan bank-bank AS terlihat cukup sehat untuk diizinkan membayar dividen dan membeli kembali saham selama hari kedua kesaksiannya di depan Kongres AS bersama dengan Ketua Fed Jerome Powell.

Yellen tampaknya berbalik arah pemikiran setelah mendorong kemungkinan kenaikan pajak untuk mendanai program infrastruktur dan lainnya pada hari Selasa.

Pada logam mulia lainnya, palladium turun 0,17% ke 2.627,00, sementara perak juga turun 0,56% di 25,090 dan platinum turun tipis 0,06% di 1.172,25 per pukul 13.25 WIB.

Dari tanah air, harga emas Antam (JK:ANTM) naik Rp3.000 dari Rp921.000 pada Rabu menjadi Rp924.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia pukul 08.37 WIB.

Source : id.investing.com