Harga Emas Naik Tipis, Yield Obligasi AS 10 Tahun Menguat

Harga emas naik tipis pada Jumat (26/03) petang dan bakal mencatat penurunan mingguan seiring penguatan imbal hasil obligasi AS.

Harga emas berjangka naik tipis 0,09% ke $1.726,65 per troy ons pukul 13.55 WIB menurut data Investing.com dan untuk sepekan logam kuning telah turun 0,92%. Indeks dolar AS turun tipis 0,04% di 92,790 dan nilai imbal hasil obligasi 10 tahun di AS menguat 1,10% ke 1,632.

Imbal hasil obligasi AS tersebut naik karena ada permintaan yang lesu untuk lelang obligasi tenor tujuh tahun pada hari Kamis. Beberapa investor menyatakan kegelisahannya akan ada aksi jual pasar obligasi lagi dalam tiga bulan ke depan karena terjadi penurunan pasar keuangan baru-baru ini.

Di sisi data, klaim pengangguran mingguan AS turun ke level terendah satu tahun di 684.000, berkurang dari 781.000 klaim yang diajukan selama minggu sebelumnya dan 730.000 klaim dalam perkiraan yang disiapkan oleh Investing.com. Data lebih lanjut, termasuk pengeluaran pribadi di bulan Februari, akan dirilis hari ini.

Di seberang Atlantik, beberapa negara di Eropa memasuki pembatasan COVID-19 untuk mengekang gelombang kasus ketiga virus. Jerman, negara ekonomi terbesar di Eropa, tiba-tiba membatalkan rencananya untuk lockdown saat Paskah pada hari Rabu meskipun mencatat peningkatan terbesar dalam kasus COVID-19 sejak Januari 2021.

Untuk logam mulia lainnya, harga perak naik 0,70% ke 25,223, palladium juga naik 0,98% di 2.638,00 sementara platinum naik 0,59% di 1.158,25 per pukul 14.11 WIB.

Dari tanah air, harga emas Antam (JK:ANTM) turun Rp3.000 dari Rp924.000 pada Kamis menjadi Rp921.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia pukul 08.20 WIB.

Source : id.investing.com