Harga emas terus meroket pada perdagangan terakhir tahun 2019. Rabu (31/12) pukul 08.05 WIB, harga emas spot ada di US$ 1.517,93 per ons troi, naik 0,18% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 1.515,16 per ons troi.

Kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi global masih menjadi penopang utama kenaikan harga emas. Selain itu, pelemahan dolar AS juga menambah kilau emas.
 
“Penggerak utama di balik apresiasi emas adalah pelemahan dolar,” kata analis FXTM Lukman Otunuga, seperti dikutip Reuters.

Ia menambahkan, emas dapat memperpanjang keuntungan pada tahun 2020 jika perkembangan perang dagang AS-China beralih ke selatan.

“Kami belum mendengar rincian kesepakatan dan di saat yang sama belum ditandatangani di atas kertas.” 

Sepanjang tahun 2019, harga emas sudah melompat 18% dipicu kekhawatiran resesi dan perang dagang yang berlarut-larut antara AS-China, serta kebijakan pelonggaran kuantitatif yang dilakukan bank sentral utama dunia.

“Selama emas mampu bertahan di atas level psikologis US$ 1.500 per ons troi, kita akan melihat emas bergerak ke US$ 1.535-US$ 1.550 per ons troi selama kuartal I-2020,” kata Otunuga.

Source : kontan.co.id