© Reuters.

Harga emas naik pada Kamis (13/08) pagi lantaran kembali melemahnya dolar AS dan kekhawatiran atas pemulihan ekonomi global dari bertambah jumlah kasus positif covid-19 turut pula meningkatkan permintaan logam safe haven ini.

Harga emas berjangka turun 0,18% di $1.945,45 per ons menurut Investing.com pukul 09.07 WIB dan XAU/USD menguat 1,09% ke $1.936,95. Indeks dolar AS melemah 0,16% ke 93,263.

Dilansir Reuters Kamis (13/08) pagi, tiga pengambil kebijakan Federal Reserve mengatakan pada hari Rabu bahwa pemulihan ekonomi AS akan lambat sampai virus bisa terkendali dan warga Amerika harus mengantisipasi kehidupannya dengan virus setidaknya selama beberapa bulan ke depan.

20,45 juta orang lebih dilaporkan mengidap virus di seluruh dunia dan 743.229 telah meninggal dunia menurut laporan.

Pejabat Gedung Putih dan petinggi Partai Demokrat di Kongres AS kemungkinan tidak bisa mencapai kesepakatan paket bantuan virus untuk puluhan juta warga AS karena pembahasannya menemui jalan buntu Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin berkata.

Harga konsumen di AS naik pada bulan Juli dan tingkat inflasi dasar juga naik ke level tertinggi 29,5 tahun di tengah peningkatan biaya barang dan jasa.

Harga emas Antam (JK:ANTM) naik Rp2.000 dari Rp1.026.000 menjadi Rp1.028.000 menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia hingga pukul 08.32 WIB.

Source : id.investing.com