© Reuters.

Harga emas bergerak turun pada Jumat (14/08) pagi ini meski dolar AS juga mengalami sedikit penurunan dengan investor kini menunggu rilis data ekonomi Cina hari ini.                               

Harga emas berjangka turun 0,44% di $1.961,80 per ons hingga 09.05 WIB dan XAU/USD melemah tipis 0,05% ke $1.952,73 menurut data Investing.com. Begitu juga dengan indeks dolar AS turun tipis 0,02% di 93,297 

Diberitakan Reuters Jumat (14/08) pagi, Cina akan mempublikasikan data aktivitas ekonomi untuk bulan Juli termasuk angka penjualan ritel, produksi industri dan investasi perkotaan.

Data ekonomi dari Amerika Serikat pada Kamis menunjukkan untuk pertama kalinya klaim pengangguran turun di bawah angka satu juta pada minggu lalu sejak dimulainya pandemi covid-19. Meski begitu, setidaknya tercatat sebanyak 28 juta orang masih menerima tunjangan pengangguran dan ini mengindikasikan pasar tenaga kerja yang lemah.

Dan ada 20,73 juta orang lebih telah dilaporkan positif covid-19 di seluruh dunia dan 749.871 orang meninggal, menurut data laporan.

Kabar rencana stimulus dari Washington, pembahasannya masih diketahui mandek antara pihak legislatif dan eksekutif. Namun Presiden AS Donald Trump mengatakan ia akan menghalangi upaya Partai Demokrat untuk memasukkan anggaran dana bagi Layanan Pos dan infrastruktur pemilu AS dalam RUU lanjutan Covid-19.

Pagi ini, harga emas Antam (JK:ANTM) kembali naik Rp12.000 dari Rp1.028.000 menjadi Rp1.040.000 menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia hingga pukul 08.38 WIB.

Source : id.investing.com