Harga emas turun tipis pada Kamis (18/06) pagi meski ada kekhawatiran atas kemungkinan perlambatan pemulihan ekonomi global akibat meningkatnya kasus baru covid-19 di Amerika Serikat dan Cina.

Menurut laporan yang dilansir The Economic Times dari Reuters Kamis (18/06) pagi, Beijing membatalkan sejumlah penerbangan di bandara setempat, menutup sekolah-sekolah dan memblokir beberapa wilayah untuk mencegah penyebaran wabah covid-19. Kota ini mengonfirmasi 21 kasus baru pada 17 Juni.

Harga Emas Berjangka turun tipis 0,04% di $1.734,85 per ons menurut data Investing.com pukul 11.17 WIB dan XAU/USD XAU/USD juga turun 0,04% ke $1.726,34.

Hanya beberapa hari sebelum kampanye Presiden AS Donald Trump di Tulsa, kasus-kasus baru virus melonjak di Oklahoma, Texas, Arizona dan di bagian negara lain.

Bertambahnya kasus global covid-19 dan potensi pembatasan baru mengurangi sentimen terhadap aset berisiko

Sementara itu, Bank of England diperkirakan akan mengumumkan peningkatan program pembelian obligasi setidaknya 100 miliar pound ($125 miliar) pada pertemuan kebijakan pukul 1100 GMT.

Dari tanah air sampai pukul 08.30 WIB Kamis pagi, harga emas Antam (JK:ANTM) per gram naik Rp5.000 dari hari Rabu menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia. Sebelumnya, harga emas Antam mencapai Rp895.000 dan harga terakhir kini turun ke Rp900.000.

Source : investing.com