© Reuters.

Harga minyak anjlok pada Senin (02/11) pagi dipicu kekhawatiran kebijakan pembatasan covid-19 di seluruh Eropa akan menurunkan permintaan bahan bakar dan trader pun bersiap menghadapi sentimen yang timbul dari pemilihan presiden di Amerika Serikat.

Harga minyak WTI anjlok 3,27% di $34,62 per barel pukul 09.11 WIB dan harga minyak Brent jatuh 2,85% ke $36,81 per barel menurut data Investing.com.

Dilansir dari Reuters Senin (02/11) pagi, negara-negara di seluruh Eropa telah kembali menerapkan langkah-langkah tindakan pembatasan untuk memperlambat penularan infeksi covid-19 yang jumlah kasusnya kian bertambah di benua itu dalam sebulan terakhir.

“Langkah-langkah pembatasan yang diumumkan oleh Inggris dan Italia hanya menambah situasi Eropa yang memburuk,” kata Michael McCarthy, kepala strategi pasar di CMC Markets di Sydney.

“Banyak trader kini menyoroti Amerika Serikat dan pertambahan kasusnya yang kian meningkat serta menerka apakah Eropa akan mengikuti situasi di AS dalam beberapa minggu mendatang.”

Kegelisahan atas melemahnya permintaan dan meningkatnya pasokan menyebabkan harga minyak turun selama dua bulan berturut-turut pada Oktober. WTI turun 11% dan Brent melemah 8,5%.

Meningkatnya pasokan dari Libya dan Irak, anggota Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengurangi pemotongan produksi oleh anggota lain dan menyebabkan produksi kelompok tersebut meningkat selama empat bulan pada Oktober, survei menunjukkan.

OPEC+ dijadwalkan mengadakan pertemuan kebijakan pada 30 November dan 1 Desember.

Source : id.investing.com