© Reuters.

Harga minyak beragam pada Selasa (23/06) pagi meski ada tanda meningkatnya permintaan bahan bakar pasca anjlok dampak pandemi covid-19 dan produsen minyak mentah utama terus melanjutkan pemotongan pasokan.

Pukul 09.36 WIB, harga Minyak Mentah WTI Berjangka turun 0,07% ke $40,70 dan harga Minyak Brent Berjangka naik 0,09% di $43,12 menurut data Investing.com.

Menurut laporan Reuters Selasa (23/06) pagi, pembukaan kembali beberapa negara bagian di Amerika Serikat dan negara-negara di seluruh dunia setelah tindakan pembatasan telah membantu mempertahankan penguatan minyak baru-baru ini karena permintaan atas bahan bakar pun meningkat. Di New York, jalan-jalan raya kembali macet karena kota yang paling parah terkena dampak covid-19 di Amerika Serikat itu melonggarkan pembatasan virus setelah ditutup selama lebih dari 100 hari.

Sementara itu, para pengebor minyak dan gas AS dan Kanada memangkas jumlah operasional pengeborannya ke tingkat rekor terendah.

Pengeboran minyak AS turun 10 menjadi 189 minggu lalu, tingkat terendah sejak Juni 2009, menurut data mingguan dari perusahaan jasa energi Baker Hughes Co.

Pengeboran gas turun tiga menjadi 75, rekor terendah sejak tahun 1987.

Juga menopang harga indikasi dari anggota Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan negara mitra lain dalam kelompok yang dikenal sebagai OPEC+ mematuhi pembatasan produksi yang disepakati untuk menyeimbangkan pasar.

Source : id.investing.com