Harga Minyak Kian Naik, Ekspektasi OPEC+ Tahan Produksi Berlanjut

Harga minyak terus naik pada Kamis (01/04) petang karena menguatnya ekspektasi Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan negara mitra lain (OPEC+) akan terus menahan produksi kian berlanjut.

Harga minyak Brent makin naik 0,72% ke $63,19 per barel menurut data Investing.com pukul 13.10 WIB. Harga minyak WTI terus naik 0,85% di $59,66 per barel.

Negara-negara anggota kelompok tersebut akan menggelar rapat untuk menentukan tingkat produksi global untuk bulan Mei.

“Hasil yang paling mungkin dari … pertemuan tersebut adalah tidak ada perubahan signifikan dalam produksi,” tulis Eurasia Group dalam catatan.

“Kehati-hatian yang ditampilkan dalam diskusi OPEC+ menandakan bahwa setiap keputusan tentang pengurangan (produksi) kemungkinan akan ditunda hingga pertemuan Mei,” catatan itu menambahkan, mengacu pada pasokan bertahap produksi yang ditahan ke pasar.

Komite teknikal gabungan OPEC+, yang bertemu pada hari Rabu, dilaporkan tidak memberikan rekomendasi resmi. OPEC+ saat ini membatasi produksi lebih dari 7 juta barel per hari (bph) untuk mendukung harga dan menghindari kelebihan pasokan. Arab Saudi, negara produsen minyak terbesar kedua di dunia, juga memotong lagi 1 juta barel per hari.

Sementara itu, jumlah kasus COVID-19 global terus meningkat di mana ada beberapa wilayah melaporkan penyebaran wabah dan memberlakukan langkah-langkah pembatasan. Prancis, misalnya, memasuki lockdown ketiganya, dan sekolah-sekolah pun ditutup selama tiga minggu.

Di AS, Data pasokan minyak mentah hari Rabu dari Badan Informasi Energi (EIA) AS melaporkan penurunan sebanyak 876,00 barel dalam pekan terakhir 26 Maret. Perkiraan yang disiapkan oleh Investing.com memperkirakan kenaikan 107.000 barel, sementara kenaikan 1,912 juta barel dilaporkan untuk minggu sebelumnya.

Data pasokan dari American Petroleum Institute (API) sehari sebelumnya melaporkan peningkatan 3,91 juta barel.

Source : id.investing.com