© Reuters.

Harga minyak mentah melemah tipis pada Kamis (13/08) pagi setelah data pemerintah AS menunjukkan penurunan pasokan. Hal ini mendukung pandangan bahwa permintaan bahan bakar mulai tumbuh meski dibayangi pandemi covid-19.

Harga minyak WTI turun 0,12% di $42,62 per barel menurut data Investing.com sampai pukul 11.06 WIB dan harga minyak Brent berkurang 0,18% ke $45,35 per barel.

Sebagaimana dilaporkan Reuters Kamis (13/08) pagi, pasokan minyak mentah, gasolin, dan produk sulingan di AS turun minggu lalu karena perusahaan penyulingan menggenjot produksinya tapi permintaan kembali meningkat, laporan pemerintah menunjukkan.

Permintaan bahan bakar AS naik menjadi 19,37 juta barel per hari pekan lalu, tertinggi sejak bulan Maret, data dari Badan Informasi Energi (EIA) AS menunjukkan, sementara produksi minyak mentah turun menjadi 10,7 juta barel per hari (bph) dari sebelumnya 11 juta bph.

Pasokan minyak mentah turun 4,5 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk penurunan sebanyak 2,9 juta barel.

Membatasi kenaikan harga emas hitam ini, Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengatakan dalam laporan bulanan bahwa permintaan minyak dunia akan turun 9,06 juta barel per hari tahun ini, lebih besar dari penurunan 8,95 juta barel per hari yang diharapkan sebulan yang lalu.

Meningkatnya ketidakpastian atas kebuntuan di Washington soal pembahasan paket stimulus untuk mendukung pemulihan dari dampak pandemi virus juga dapat membebani harga, kata para analis.

Source : id.investing.com