Harga Minyak Naik, Hambatan Permintaan Tetap Ada akibat Lonjakan Covid-19 di India

Harga minyak naik pada Selasa (27/04) pagi, bangkit kembali dari penurunan sesi sebelumnya. Namun, investor tetap khawatir terhadap pemulihan permintaan bahan bakar akibat jumlah kasus COVID-19 di India, negara importir minyak mentah terbesar ketiga di dunia, terus meningkat.

Harga minyak Brent naik 0,55% di $65,39 per barel pukul 11.45 WIB dan harga minyak WTI naik 0,535 ke $62,24 per barel menurut data Investing.com.

“Jelas ada beberapa kekhawatiran seputar prospek permintaan, utamanya tentang bagaimana situasi COVID-19 berkembang di India,” ujar analis ING Economics kepada Reuters.

Pemerintah India juga segera bertindak, memerintahkan angkatan bersenjatanya untuk menangani COVID-19 karena jumlah kasus mencapai 17,3 juta pada 27 April, menurut data Universitas Johns Hopkins.

Di sisi penawaran, komite teknikal gabungan dari Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) telah mempertahankan perkiraan peningkatan permintaan minyak pada tahun 2021.

Namun, komite tersebut dilaporkan tetap khawatir mengenai lonjakan kasus COVID-19 di India dan di tempat lain, karena bersiap untuk membahas kebijakan produksi pada pertemuan hari Rabu.

“Pertanyaan besarnya adalah apakah OPEC+ merasa situasinya cukup buruk untuk mengubah pelonggaran produksi yang direncanakan mulai 1 Mei,” ungkap ING.

“Kami masih berharap bahwa grup tidak akan mengumumkan perubahan pada rencananya saat mereka bertemu besok.”

Investor juga menunggu data pasokan minyak mentah AS dari American Petroleum Institute (API), akan dirilis pada sesi hari ini. Harga Minyak Naik, Hambatan Permintaan Tetap Ada akibat Lonjakan Covid-19 di India

Source : id.investing.com