© Reuters.

Harga minyak naik pada Jumat (26/06) pagi. Pergerakan positif komoditas ini kembali didorong sentimen pemulihan permintaan bahan bakar di seluruh dunia, kendati ada tanda melonjaknya infeksi covid-19 di beberapa negara bagian AS dan indikasi dimulainya produksi minyak di AS.

Harga (Minyak Mentah WTI Berjangka) AS naik 1,06% ke $39,13 dan harga Minyak Brent Berjangka menguat 1,1% di $41,50 menurut data Investing.com pukul 09.18 WIB.

Menurut laporan yang dilansir Reuters Jumat (26/06) pagi, analis mengungkap data satelit menunjukkan peningkatan tajam lalu lintas di Cina, Eropa dan di seluruh Amerika Serikat sehingga ini menunjukkan pemulihan permintaan bahan bakar.

Kemacetan di Shanghai dalam beberapa minggu terakhir lebih tinggi daripada pada periode yang sama tahun lalu dan lalu lintas di Moskow kembali ke tingkat tahun lalu, data perusahaan teknologi lokasi TomTom menunjukkan.

Namun, sentimen masih diperlemah oleh kekhawatiran lonjakan infeksi covid-19 di negara-negara bagian selatan Amerika Serikat yang dapat menghambat pemulihan permintaan. Wilayah ini utamanya termasuk beberapa negara bagian seperti Florida dan Texas karena merupakan konsumen terbesar gasolin.

Proyeksi peningkatan produksi minyak mentah AS juga bisa membatasi kenaikan harga pada Jumat.

Survei terhadap para eksekutif di wilayah penghasil minyak dan gas utama di AS oleh Dallas Federal Reserve Bank menemukan lebih dari sepertiga eksekutif yang memangkas produksinya berharap untuk melanjutkan beberapa kegiatan produksi pada akhir Juni dan 20% lainnya akan membuka sumur pengeboran pada bulan Juli.

Source : id.investing.com