Harga minyak naik pada perdagangan kemarin bahkan setelah data menunjukkan persediaan minyak mentah AS meningkat pekan lalu.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli naik 66 sen menjadi USD39,60 per barel di New York Mercantile Exchange, sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus naik 55 sen menjadi ditutup pada USD41,73 per barel di London ICE Futures Exchange.

Administrasi Informasi Energi (EIA) melaporkan, persediaan minyak mentah AS naik 5,7 juta barel selama pekan yang berakhir 5 Juni, dilansir dari Xinhua, Kamis (11/6/2020).

Dalam perkiraan jangka pendek terbaru yang dirilis pada hari Selasa, EIA memperkirakan bahwa produksi minyak AS akan menurun dari 11,4 juta barel per hari (b / d) pada Mei menjadi 10,6 juta b / d pada Maret 2021. Pada saat yang sama, EIA mengharapkan permintaan AS pada kuartal ketiga menjadi total 18,4 juta b / d, turun 2,3 juta b / d tahun-ke-tahun.

Kilang Minyak

Harga minyak juga mendapat dukungan dari pakta terbaru produsen utama tentang pengurangan pasokan. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya yang dipimpin oleh Rusia, yang dikenal sebagai OPEC +, sepakat pada hari Sabtu untuk memperpanjang pengurangan produksi bersejarah 9,7 juta barel per hari hingga akhir Juli.

Source : okezone.com